Tampilkan postingan dengan label Tips Pelihara Burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Pelihara Burung. Tampilkan semua postingan

Memahami karakter burung cucak hijau sebelum dilombakan

| komentar

Cucak hijau memiliki karakter yang sulit ditebak. Banyak ijomania yang kelabakan begitu tahu burung rawatannya tidak mau nampil saat dilombakan, sehingga gagal membongkar semua lagu isiannya. Karena itu, ada baiknya kita memahami karakter burung cucak hijau sebelum dilombakan.
Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.
Memahami karakter burung cucak hijau sebelum dilombakan
Memahami karakter burung cucak hijau sebelum dilombakan
Hampir semua ijomania sepakat, karakter burung cucak hijau memang berbeda dari berbagai jenis burung kicauan lainnya. Banyak cucak hijau yang rajin bunyi di rumah, sehingga sang pemilik merasa kalau momongannya ini punya potensi.
Namun saat dibawa ke lapangan, entah dalam even latber, latpres, apalagi lomba, burung belum tentu mau nampil. Itulah keunikan memelihara cucak hijau, sehingga kita harus memahami benar karakternya.
Cucak hijau dikenal sebagai burung pinpinbo alias pintar-pintar bodoh. Ungkapan ini sudah beredar sejak dahulu. Jenis burung ini memiliki kepandaian dalam meniru beragam suara burung lain dalam waktu relatif singkat. Artinya dia memang burung cerdas.
Pada sisi lain, suara-suara masteran yang sudah terekam dalam memori cucak hijau itu juga mudah hilang, apabila dia lerlalu lama tidak mendengar suara masteran tersebut. Untuk mengatasinya, tentu saja cucak hijau harus sering ditempel dengan burung master, atau diperdengarkan audio mp3 suara burung masteran.
Yang tak kalah penting, ketika burung dalam kondisi mabung, maka pemasteran ulang (remastering) jangan sampai dilupakan.
Selain pemasteran, pola perawatan termasuk asupan pakan pun harus menjadi perhatian. Apalagi jika burung cucak hijau kita dapatkan dalam kondisi "sudah jadi", kita mesti bertanya kepada pemilik lama mengenai pola perawatan hariannya dan tata-cara pemberian pakan yang biasa diterapkan.
Sebab sering terjadi cucak hijau yang sudah rajin bunyi berubah menjadi pendiam atau bahkan galak hanya karena terjadi pergantian jenis voer, atau perubahan settingan extra fooding / EF.
Banyak ijomania yang mempertanyakan kenapa burung yang baru dibelinya berubah menjadi liar/giras sesampai di rumah. Padahal burung tersebut sebelumnya cukup jinak. Hal ini biasanya terjadi lantaran burung ngedrop / stres selama di perjalanan.
Biasanya cucak hijau yang diangkut dengan kendaraan bermotor seringkali berbunyi di tengah perjalanan, lantaran mendengar suara berisik. Tetapi burung yang stres / ngedrop selama diperjalanan justru akan terus-menerus merasa tidak nyaman dan ketakutan.
Cucak hijau yang stres / ngedrop selama di perjalanan umumnya terjadi akibat kondisi suhu terlalu panas, misalnya dekat dengan mesin, atau kerodongnya terlalu ketat.
Namun, bisa juga karena suhu terlalu dingin, misalnya sangkar berada di dekat sumber angin atau AC. Selain itu bisa juga akibat sangkar sering terguncang hebat ketika melewati jalanan yang tidak rata atau terlalu banyak polisi tidur.
Untuk mengetahui sejauhmana kesiapan mental cucak hijau sebelum dilombakan, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan di sini, antara lain:
  • Melatih cucak hijau dengan burung sejenis. Ini untuk mengetahui sejauhmana penampilannya. Kalau dianggap masih kurang bagus, lakukan sedikit perubahan dalam pola perawatan dan pakannya, terutama EF jangkrik dan krotonya. Setelah itu, burung kembali dilatih dengan burung sejenis, sampai ditemukan pola perawatan yang membuatnya benar-benar siap dilombakan.
  • Jika masih belum menemukan pola perawatan dan pakan yang bisa membuatnya tampil lebih maksimal ketika dilatih dengan burung sejenis, Anda bisa mencoba metode pengecasan menggunakan burung betina. Biasanya hal ini akan membuat cucak hijau menjadi lebih agresif.
  • Tambahkan BirdVit dalam perawatan hariannya, sebanyak 2-3 kali seminggu, untuk menjaga kegacorannya serta membuat staminanya makin oke.
  • Selain perawatan di atas, masalah mandi dan jemur juga harus diperhatikan. Pasalnya ada individu cucak hijau yang cepat naik birahinya ketika dijemur, namun tapi ada juga burung yang tidak terlalu suka ketika dijemur.

    Cara Merawat Cucak Jenggot

    | komentar

    Tips Cara Merawat Cucak Jenggot Biar Gacor Perawatan Suara Burung Kicau Juara - Semua orang tahu kalau Burung Cucak Jenggot yang digemari mempunyai suara gacor dan rajin bersiul. Inilah salah satu kebanggaan yang akan muncul dari pemiliknya. Namun untuk Cucak Jenggot yang belum gacor, mereka sering mengeluarkan suara pada waktu tertentu saja. Mungkin berkicau pagi hari, atau malam hari. Menarik untuk disimak lebih lanjut mengenai artikel perawatan burung Cara Merawat Cucak Jenggot Supaya Gacor Suara Juara. Lihat juga Cara Merawat Burung Gelatik Suara Gacor. Gambar Cucak Jenggot Gacor Suara Siul Nyaring Merdu  
    Berikut ini tips jitu cara membuat suara burung Cucak Jenggot gacor dan kicau nyaring:
  • Mandikan Cucak Jenggot pada waktu malam hari. Caranya bisa disemprot atau memakai bantuan keramba. Pastikan badannya basah kuyup.
  • Sekitar pukul 5 pagi, keluarkan Cucak Jenggot di tempat terbuka. Biarkan badannya terkena embun pagi. Setelah beberapa waktu diembunkan, mandikan sampai basah kuyup dan anginkan selama 15 menit. Setelah itu, kerodong agar tidak terkena sinar matahari untuk sementara. Jika burung tidak suka dikerodong, cukup anginkan di dalam rumah. Lakukan penjemuran sebelum jam 8 pagi dengan membuka kerodong. Lewat jam 8 sebaiknya masukkan kembali burung ke tempat yang tidak terkena matahari langsung.
  • Soal makanan dan minuman, lakukan beberapa pemberian seperti ini: Pertama, berikan tambahan wadah yang berisi air madu. Jadi di dalam kandang ada dua tempat minum, air putih biasa dan air madu untuk staminanya. Kedua, berikan olesan madu pada pisang. Terakhir, minumkan teh kurang manis yang ditambahkan perasan jeruk nipis dua kali seminggu. Fungsinya agar kicauan Cucak Jenggot lebih bening.
  • Cucak Jenggot Jantan dan Betina Suara Gacor Nyaring  
    Nah semoga bermanfaat Tips Cara Merawat Cucak Jenggot Biar Gacor Perawatan Suara Burung Kicau Juara. Siul merdu cucak jenggot membuat suasana hati menjadi tentrem dan adem. 

    Cara Memilih Pleci Bakalan Yang Bagus

    | komentar

    Oleh Suara Burung Saturday, May 16, 2015 Bagikan : Tweet Bagi para penggemar burung kecil khususnya pleci yang sudah lama mungkin sudah tidak terlalu sulit dalam memilih pleci bakalan yang memiliki kemampuan berkicau dengan lantang, namun bagi pemula apalagi yang masih buta masalah burung ini tentu akan kesulitan dalam memilihnya. Selain karena kurangnya pengetahuan akan burung yang biasa dipanggil dengan kacamata juga karena karakteristik burung ini memang sulit untuk membedakannya.
    cara-memilih-pleci-bakalan_56465 
    Teliti Saat Memilih Pleci Bakalan Dibutuhkan ketelitian saat kita akan memilih pleci bakalan yang memiliki kualitas baik, karena jika kita membeli tanpa memperhatikan ciri atau jenis yang bagus tentu akan merasa kecewa nantinya. Untuk itu, berikut kami berikan tips cara memilih pleci yang kami kutip dari berbagai sumber.
    Kesehatan Pleci Dalam memilih pleci hal pertama yang harus kita perhatikan adalah masalah kesehatan sang bakalan, karena kebanyakan pleci bakalan merupakan hasil dari tangkapan liar yang bisa jadi kondisi burung mengalami stress berat saat berada dalam sangkar ombyokan. Pleci yang sehat antara lain: aktif dalam bergerak, nafsu makan kuat, tidak mengalami luka badan (mata, kaki, paruh, sayap, serta punggung), kondisi sayap yang mengepit, bulu tidak mengembang, saat berada dalam kandang ombyokan tidak ngeruji.
    Kicau Pleci Burung dalam mengeluarkan kicauannya tentu tidak akan sama kemampuannya antara satu dengan lainnya, namun dalam memilih pleci bakalan yang bagus dalam berkicau bisa kita lihat dari segi bentuk paruh dan suara cricitan.
    Kondisi bentuk paruh pada burung diyakini bisa digunakan untuk mengukur kualitas kicauannya baik kerajinannya dalam berkicau serta ketajamannya. Berikut jenis paruh burung dan kualitasnya dalam berkicau.

  • Panjang dan tidak terlalu tebal (rajin dalam berkicau dan ketajaman suaranya baik)
  • Panjang dan tebal (bersuara keras dan berat, namun tidak lantang dan karakter suaranya seperti tertahan)
  • Pendek dan tebal (biasanya jarang berkicau, namun memiliki suara yang tebal)
  • Pendek dan tipis (jarang berkicau dan bersuara tipis)

  • Dari jenis-jenis paruh diatas bisa anda jadikan referensi saat akan memilih pleci bakalan, ingin yang bersuara keras atau tebal. Selain itu, memilih pleci yang bagus juga dapat diukur melalui karakter suaranya/cricitannya. (baca juga artikel Merias Kualitas Suara Pleci)
    Suara khas burung pleci adalah ciat… ciat, pilih burung bakalan yang saat dia bergerak atau melompat selalu mengeluarkan suara cricitan dengan keras dan sering karena merupakan tanda pleci bakalan yang bagus. Semoga bermanfaat, jangan lupa untuk memberikan perawatan yang baik dan benar agar kualitas suara pleci semakin hebat.

    Cara Merawat Pleci Gacor dan Rajin Bunyi

    | komentar

    Selamat pagi para pecinta burung kicau, bagaimana kabar anda hari ini? Sudahkah anda memberi pakan dan memandikan burung kicau kesayangan? Semoga anda tidak lupa merawat burung kesayangan anda. Apakah ada di antara kalian tertarik dengan burung pleci? Atau anda sedang mencari bakalan burung pleci cepat gacor dan rajin bunyi? Burung kecil imut-imut yang biasa disebut burung kacamata ini adalah jenis burung kicau yang sedang populer dikalangan pehobi burung kicau tanah air. Kicauan yang merdu nan syahdu, plus bentuk garis lingkaran mata yang sekilas mirip kaca mata, membuat burung ini tampil mempesona.
    Harga burung pleci yang relative terjangkau, banyak peminat yang berani mengoleksinya dalam jumlah besar. Dalam hal kontes, burung pleci memiliki kelas penilaian sendiri. Bahkan kicauan pleci lomba, harganya bisa mencapai 40 juta. Namun bagaimanakah caranya agar burung pleci bisa rajin bunyi dan cepat gacor? Perawatan seperti apakah yang harus dilakukan agar menjadi juara pleci lomba? Berikut kami berikan sedikit tips cara merawat burung pleci agar gacor dan saat lomba.
    Mengetahui Cara Merawat Burung Pleci Agar Gacor dan Rajin Bunyi
    burung pleci
    Perawatan burung pleci
  • Pertama, lakukan pengembunan pada burung pleci setiap pagi hari atau pada waktu subuh sekitar jam 5 s/d jam 7 pagi. Hal ini bertujuan agar dengan di embunkannya burung pleci sampai pada terbitnya sinar matahari, maka perlahan akan menghangatkan tubuhnya.
  • Selanjutnya, ketika matahari sudah mulai terbit dan terang, mandikanlah burung pleci dengan semprotan atau sprayer yang lembut hingga bulu-bulunya basah.
  • Setelah mandi basah, berikutnya jemurlah burung pleci di bawah sinar matahari sekitar 1/2 jam. Perlu diperhatikan bahwa tempat minum burung pleci sudah diisi ulang sebelum dilakukan penjemuran. Hal ini bertujuan agar pada waktu proses penjemuran, burung pleci tidak kehausan dan tetap segar tubuhnya karena dijemur dibawah sinar matahari.
  • Selanjutnya, pastikan bulu-bulu sudah pada kering kemudian angkatlah dan taruh ditempat yang teduh. Sediakan juga 2-3 biji ulat hongkong untuk asupan gizi burung pleci. Alangkah lebih baik lagi bila ulat hongkong yang sedang ganti kulit karena akan membuat burung pleci cepat gacor. Berikan juga tambahan protein seperti buah-buahan pisang, papaya dan lain-lain.
  • Mengetahui Cara Merawat Burung Pleci Agar Gacor dan Rajin Bunyi
    pengembunan pleci
    Tips memilih pakan yang tepat untuk burung pleci
  • Jenis makanan yang baik untuk burung pleci adalah jenis serangga dan ulat. Diantaranya adalah ulat kandang, ulat hongkong, jangkrik dan kroto. Khusus untuk kroto, alangkah baiknya apabila dalam pemberian pakan jenis tidak dilakukan terlalu sering atau tiap hari. Dan porsi yang diberikan pun kalau bisa jangan banyak-banyak. Karena bila berlebihan akan menyebabkan overload pada burung pleci.
  • Untuk asupan gizi tambahan, berikan vitamin atau bisa juga olesan madu. Oleskan madu pada jenis makanan tambahan seperti buah-buahan pisang.
  • Mengetahui Cara Merawat Burung Pleci Agar Gacor dan Rajin Bunyi
    pakan pleci
    Pada akhirnya, bila semua sudah dilakukan, dan panas matahari sudah berkurang, sore pun menjelang burung maka burung pleci boleh dimandikan. Namun langkah ini opsional saja, bisa dilakukan bisa tidak. Dan apabila hal-hal diatas sudah bisa rutin dilakukan, niscaya anda akan dapat menikmati burung pleci cepat gacor dan rajin bunyi setiap hari.
    Semoga bermanfaat.

    Cara memilih burung pleci ombyokan

    | komentar

    Selamat pagi sobat burung kicau. Apa kabar anda hari ini? Bagaimana kabar pleci kesayangan anda? Pada artikel sebelumnya yang membahas tentang tips merawat pleci agar gacor dan rajin bunyi, anda pasti sudah memahami step-by-step perawatan tersebut. Sedikit mengulas bahasan yang lalu, burung pleci merupakan burung yang memiliki postur kecil, hanya dengan panjang 8 cm dan tinggi 6 cm. Kombinasi warna hijau kekuningan menghiasi bulu bulu pleci kebanyakan. Dijual dengan harga 30 ribuan per ombyokan, burung ini memiliki pasar kaum menengah kebawah. Namun tak jarang, dari harga pleci ombyokan tersebut bisa berubah menjadi harga fantastis untuk sebuah burung pleci juara dengan kicauan merdu. Nah pertanyaannya adalah bagaimanakah cara memilih pleci omboyokan yang bagus?
    Tips Ampuh Memilih Burung Pleci Ombyokan
    pleci ombyokan
    Ada beberapa hal penting yang harus sobat burung kicau jadikan patokan dalam memilih burung pleci ombyokan. Kedepannya diharapkan burung pleci ombyokan tersebut merupakan burung juara dengan kicauan yang bagus dan bernilai jual tinggi. Yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
    1.Memiliki jenis kelamin jantan
    Bagi sebagian jenis burung kicau, burung dengan jenis kelamin jantan adalah yang bisa berbunyi. Sama halnya burung pleci, seperti yang kita ketahui bersama hanya pleci jantan yang memiliki lantunan suara yang baik. Sedikit kita ulas mengenai ciri pleci jantan bagi sobat burung kicau sekalian yang mungkin masih belum paham.
    Burung pleci jantan umumnya memiliki postur tubuh yang lebih panjang ketimbang pleci betina. Tampak lebih dominan, pleci jantan juga berkepala besar dan memiliki paruh besar nan panjang. Warna bulu yang terlihat kontras dan bersih semakin menambah pesona burung kacamata ini. Bicara mengenai kacamata, lingkar pleci jantan cenderung lebih tebal dan berwarna putih bersih. Secara keseluruhan, pleci jantan terlihat lebih lincah dan responsif serta nada panggil yang lantang.
    2. Mengetahui usia burung
    Untuk memilih burung pleci ombyokan yang bernilai jual tinggi dan berprestasi, pastikan anda memilih pleci yang berusia muda. Mengapa demikian? Pleci berusian muda memiliki peluang besar untuk tingkat keberhasilan mencetak pleci ombyokan sesuai keinginan kita. Selain itu juga lebih cepat dan mudah beradaptasi dengan lingkungan manusia. Menurut pendapat orang-orang di pasaran yang membeli pleci ombyokan, memilih pleci usia muda itu memiliki tingkat stress yang lebih rendah ketimbang burung pleci ombyokan berusia dewasa. Proses masteringnya pun juga relative mudah. Sehingga nantinya akan lebih mudah membentuk karakter si burung.
    3. Ilmu Katuranggan.
    Bagi sebagian sobat burung kicau pasti sudah tahu tentang katuranggan. Khususnya bagi pecinta pleci ombyokan, anda harus paham betul tentang katuranggan. Katuranggan merupakan informasi-informasi mengenai tampilan fisik yang akan menentukan suatu performa burung. Katuranggan disusun berdasarkan pengalaman dan diuji selama bertahun-tahun oleh orang-orang sebelum kita. Ya bisa dibilang kalau katuranggan itu primbonnya burung kicau.
    Lalu bagaimanakah katuranggan yang baik agar ketika kita memilih pleci ombyokan itu hasilnya akan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Berikut ulasannya:

  • Pleci yang baik sesuai dengan katuranggan itu memiliki postur badan panjang proposional terhadap kaki, leher dan ekor. Kaki pleci jenjang panjang serta jari jari juga panjang dan kering.
  • Pleci juga memiliki kepala lebih besar berbentuk kotak dengan dahi menonjol. Bentuk paruh panjang dan lurus, tidak terlau tebal juga tidak terlalu tipis.
  • Bentuk leher pleci itu panjang dan tebal berisi. Sama halnya bentuk dada burung pleci itu berbidang lebar dan berisi.
  • Pesona bulu mengkilap, kering dengan ekor yang juga panjang dan rapi.
  • Bergerak lincah kesana kemari dan mampu berdiri kuat 30-45 derajat dengan mata bulat besar molotot.

  • Tips Ampuh Memilih Burung Pleci Ombyokan
    pleci katuranggan
    Setelah menemukan burung pleci ombyokan sesuai dengan kriteria diatas, pastikan juga pilih burung pleci yang memiliki indera tajam dan responsif terhadap bunyi bunyian. Sedikit tips untuk sobat burung kicau, bawalah rekaman suara pleci dan putarlah saat memilih pleci ombyokan. Disitu anda akan melihat pleci mana yang merespon dengan nada panggil lantang, dan itulah jenis pleci yang harus anda pilih.
    Setelah sobat burung kicau mendapatkan pleci ombyokan yang sesuai, maka rawatlah cikal bakal pleci juara tersebut. Pastikan perawatan yang baik dengan pola makan yang tepat. Selamat memilih burung pleci ombyokan. Semoga bermanfaat.

    Cara Membuat Burung Pleci Agar Cepat Buka Paruh

    | komentar

    Siapa yang tak kenal dengan burung berkacamata yang satu ini? Ya, burung pleci memiliki ciri khas lingkaran putih yang ada di sekitar matanya seperti kacamata. Pleci memiliki ukuran tubuh yang sangat mungil dan imut. Pleci juga kini menjadi incaran para pecinta burung di berbagai pelosok daerah di Indonesia. Burung yang merupakan family Zosterops ini merupakan burung dengan jumlah kelompok terbesar dengan marga burung berkacamata. Jika Anda sering melewati kios-kios burung, maka Anda akan sering melihat burung ini yang dijajakan di sangkarnya masing-masing.
    Tips Merawat Burung Pleci Agar Cepat Gacor!
    burung pleci
    Sebagai burung kicauan yang menjadi idola para pecintanya, burung pleci ini termasuk burung yang berharga mahal. Namun, agar Anda mendapatkan kualitas gacor pleci yang tinggi Anda harus pintar memilih jenis burung ini. Seperti dari ciri fisiknya, Anda harus memilih pleci yang memiliki bentuk kacamata yang tebal dan berbadan kecil. Kicau pleci bisa bersuara dengan lebih kencang, kondisi ini biasa di sebut dengan buka paruh. Pada burung pleci, peningkatan level suara burung ini hampir mirip dengan peningkatan level suara burung yang lainnya yang mula-mula mengeluarkan suara ngeriwik halus kemudian ngeriwik kasar. Setelah itu, baru buka paruh yang disertai ngalas atau ngeroll.
    Tips Merawat Burung Pleci Agar Cepat Gacor!
    Cara membuat pleci gacor
    Cara membuat pleci gacor sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit, apalagi saat ini Anda bisa memanfaatkan media digital sebagai pengganti burung master untuk disandingkan. Namun, ada beberapa tips untuk Anda untuk mendapatkan pleci yang mudah gacor. Nah, inilah beberapa tips merawat pleci agar cepat gacor:

  • Memilih pleci yang berjenis kelamin jantan, bukan betina
  • Burung pleci harus mendapatkan perawatan yang tepat agar tetap sehat
  • Anda harus menyandingkan minimal sebanyak 2-3 ekor burung yang sama agar pleci mau membuka paruhnya dan berkicau
  • Sering mengajak pleci untuk berjalan-jalan ke luar rumah

  • Cara Merawat Pleci Agar Cepat Gacor
    Tips Merawat Burung Pleci Agar Cepat Gacor!
    perawatan yang benar agar pleci cepat gacor
    Adapun perawatan yang benar agar pleci cepat gacor ini adalah sebagai berikut:

  • Anda harus rutin membersihkan sarangnya setelah pleci selesai dimandikan dan dijemur.
  • Anda harus menyandingkan suara masteran dengan burung-burung kenari, mozambik, gereja dan lain sebagainya.
  • Rajin memberi burung pleci nutrisi yang tepat dari buah-buahan ataupun sejenis serangga, serta voer.
  • Buat sarang pleci yang sedang, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
  • Sering membawa pleci ke tempat yang ramai agar mudah beradaptasi
  • Rajin memandikan dan menjemur pleci setiap hari agar terjaga kondisi kesehatannya
  • Hindari untuk menyandingkan pleci dengan sesamanya, yang justru bisa membuat pleci tidak ingin berkicau.

  • Nah, itulah tips merawat burung pleci agar cepat gacor! Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda para pembaca yang hobi mengoleksi burung, terutama pleci.

    Cara Termudah Mengatasi Kutu Pada Burung Kicauan

    | komentar

    Oleh Suara Burung Monday, April 13, 2015 Bagikan : Tweet Keindahan bulu dan suara kicauan merupakan salah satu daya pikat sebagian besar orang untuk memelihara burung berkicau. Namun akibat adanya kutu pada burung yang menginfeksi kulit akan berakibat menjadi macet bunyi serta berkelakuan gelisah sambil mencabuti bulunya sehingga menjadi rusak dan tampak kusam.
    mengobati-burung-yang-terkena-kutu 
    Kutu yang menyerang burung akan berdampak buruk pada tingkah lakunya, selain tidak gacor juga akan membuat burung mencabuti bulu-bulunya. Jika hal tersebut terjadi bisa dipastikan keindahan bulu burung menjadi hilang dan tentunya harus segera ditangani agar tidak bertambah parah kerusakannya.
    Artikel terkait: Mengatasi Lovebird Mencabuti Bulu 
    Penyebab adanya kutu pada burung Sebagain besar terjadinya tumbuh kutu pada burung karena kondisi tempat atau sangkar yang tidak bersih. Kotoran yang menempel pada sangkar akan menjadi tempat berkembang biak kutu jika tidak dibersihkan. Bersihkan sangkar dari kotoran tiap hari dan lakukan juga penyemprotan desinfektan pada seluruh sangkar. Cara ini dilakukan untuk mematikan berbagai jenis bakteri yang menempel dan menjadi hal yang wajib agar burung terhindar dari serangan berbagai bakteri.
    Cara mengobati burung yang terkena kutu Penanganan burung yang terkena kutu harus dilakukan secara hati-hati, kita harus memastikan kondisi tubuh burung benar-benar sehat. Jika burung dalam keadaan sakit maka tidak disarankan mengobati kutu, karena obat anti kutu sebagaian besar mengandung insektisida yang tentunya akan membuat burung bertambah ngedrop jika sedang sakit.
    Obat penghilang kutu pada burung bisa Anda beli di toko burung, namun jika anda ingin menggunakan cara alami bisa dilakukan dengan memakai daun sirih. Cara ini tergolong lebih aman untuk burung karena tidak mengandung bahan kimia, berikut cara membuatnya:
    Rebus daun sirih (7-10 helai) kedalam air sebanyak 1 liter hingga matang dan warna air berubah menjadi hijau gelap dan dinginkan. Gunakan air rebusan daun sirih untuk menyemprot burung dan usahakan air menempel ke permukaan kulit burung. Selain itu Anda bisa memegang burung kemudian gunakan sikat gigi yang lembut, lalu oleskan air daun sirih ke burung dengan menggunakan sikat gigi. Cara ini lebih efektif karena kita bisa memastikan kulit burung benar-benar terkena air rebusan daun sirih.
    Itulah tips cara mudah menghilangkan kutu pada burung, semoga bermanfaat dan terus jaga kebersihan tempat burung berkicau Anda agar tetap terjaga kesehatannya.

    Cara Melatih Mental Burung Murai Bakalan

    | komentar

    Oleh Suara Burung Tuesday, May 12, 2015 Bagikan : Tweet Memiliki burung murai yang kuat mentalnya saat dipertemukan dengan lawan tentu menjadi suatu kebanggan bagi pemiliknya. Burung yang kuat mental tarungnya tentu tidak terjadi begitu saja, namun kita perlu melatih mental murai bakalan terbentuk.
    melatih-mental-murai-bakalan_65487 
    Melatih mental khususnya bagi burung murai bakalan atau muda akan lebih baik daripada melatihnya pada saat usia sudah tua, akan tetapi melatih burung yang masih bahan jangan langsung di bawa ke arena latber karena bisa membuat sang burung menjadi drop dan tentunya bisa membuatnya malas untuk berkicau.
    Lakukan pelatihan mental burung secara bertahap sehingga kondisi mental dapat terjaga. Berikut salah satu cara melatih mental murai bakalan (catatan: Murai bakalan harus yang sudah gacor, namun mental belum kuat) yang  bisa Anda terapkan yaitu dengan cara membuka kerodong sedikit demi sedikit.
    Metode Pelatihan Mental Murai Bakalan Tips ini sebenarnya sama seperti kita membawa ke arena latber, hanya ini merupakan skala kecil. Sediakan beberapa murai yang sudah kuat mental minimal 2 ekor, namun akan lebih baik jika lebih jumlahnya.
    Lakukan trek, namun posisi sangkar tidak di gantang tetapi ditaruh dilantai dan burung murai bakalan yang akan di latih mentalnya jangan di buka kerodongnya. Sedangkan jarak sangkar antara burung MB kira antara 4-6 meter.
    Biarkan MB bakalan berkicau dalam sangkar yang dikerodong beberapa menit. Jika dirasa burung bakalan sudah mulai ngotot berkicaunya, buka kerodong setengah saja dan lihat apakah MB bakalan mau melihat lawan dari celah kerodong atau tidak. Jika sudah mau mengintip lawan, buka kerodong secara penuh dan biarkan setidaknya 10 hingga 15 menit kemudian ditutup kembali kerodongnya.
    Selanjutnya selang beberapa menit, buka kembali kerodong selama 1 menit lalu tutup kembali dan jauhkan murai bakalan dari tempat tersebut dan biarkan berkicau sendirian. Selama sed ang berkicau dengan gacor, Anda dengarkan apakah suara kicaunya lebih dominan seperti murai tarung (keras, kencang, dan mengeluarkan suara isian) atau hanya kicauan biasa. (baca juga artikel Koleksi Suara Burung Murai Batu)
    Jika kicauannya masih suara biasa bukan suara murai yang sedang tarung maka lakukan pelatihan kembali setidaknya selama 3hari, kemudian pelatihan bisa dilakukan 2kali dalam seminggu.
    Metode pelatihan mental murai bakalan ini memang tidak hanya sekali jika ingin hasil yang memuaskan, melainkan dibutuhkan beberapa kali sampai mental murai bakalan benar-benar kuat dan siap untuk dibawa ke arena latber maupun perlombaan. Selain pelatihan tersebut juga perlu diperhatikan pemberian EF pada murai, berikan EF sesuai dengan karakter MB Anda. Semoga bermanfaat.

    Cara Memilih Pleci Bakalan Untuk Calon Juara

    | komentar

    Oleh Suara Burung Saturday, May 16, 2015 Bagikan : Tweet Bagi para penggemar burung kecil khususnya pleci yang sudah lama mungkin sudah tidak terlalu sulit dalam memilih pleci bakalan yang memiliki kemampuan berkicau dengan lantang, namun bagi pemula apalagi yang masih buta masalah burung ini tentu akan kesulitan dalam memilihnya. Selain karena kurangnya pengetahuan akan burung yang biasa dipanggil dengan kacamata juga karena karakteristik burung ini memang sulit untuk membedakannya.
    cara-memilih-pleci-bakalan_56465 
    Teliti Saat Memilih Pleci Bakalan Dibutuhkan ketelitian saat kita akan memilih pleci bakalan yang memiliki kualitas baik, karena jika kita membeli tanpa memperhatikan ciri atau jenis yang bagus tentu akan merasa kecewa nantinya. Untuk itu, berikut kami berikan tips cara memilih pleci yang kami kutip dari berbagai sumber.
    Kesehatan Pleci Dalam memilih pleci hal pertama yang harus kita perhatikan adalah masalah kesehatan sang bakalan, karena kebanyakan pleci bakalan merupakan hasil dari tangkapan liar yang bisa jadi kondisi burung mengalami stress berat saat berada dalam sangkar ombyokan. Pleci yang sehat antara lain: aktif dalam bergerak, nafsu makan kuat, tidak mengalami luka badan (mata, kaki, paruh, sayap, serta punggung), kondisi sayap yang mengepit, bulu tidak mengembang, saat berada dalam kandang ombyokan tidak ngeruji.
    Kicau Pleci Burung dalam mengeluarkan kicauannya tentu tidak akan sama kemampuannya antara satu dengan lainnya, namun dalam memilih pleci bakalan yang bagus dalam berkicau bisa kita lihat dari segi bentuk paruh dan suara cricitan.
    Kondisi bentuk paruh pada burung diyakini bisa digunakan untuk mengukur kualitas kicauannya baik kerajinannya dalam berkicau serta ketajamannya. Berikut jenis paruh burung dan kualitasnya dalam berkicau.


  • Panjang dan tidak terlalu tebal (rajin dalam berkicau dan ketajaman suaranya baik)
  • Panjang dan tebal (bersuara keras dan berat, namun tidak lantang dan karakter suaranya seperti tertahan)
  • Pendek dan tebal (biasanya jarang berkicau, namun memiliki suara yang tebal)
  • Pendek dan tipis (jarang berkicau dan bersuara tipis)

  • Dari jenis-jenis paruh diatas bisa anda jadikan referensi saat akan memilih pleci bakalan, ingin yang bersuara keras atau tebal. Selain itu, memilih pleci yang bagus juga dapat diukur melalui karakter suaranya/cricitannya. (baca juga artikel Merias Kualitas Suara Pleci)
    Suara khas burung pleci adalah ciat… ciat, pilih burung bakalan yang saat dia bergerak atau melompat selalu mengeluarkan suara cricitan dengan keras dan sering karena merupakan tanda pleci bakalan yang bagus. Semoga bermanfaat, jangan lupa untuk memberikan perawatan yang baik dan benar agar kualitas suara pleci semakin hebat.

    Cara Atasi Branjangan Yang Macet Bunyi

    | komentar

    Burung branjangan macet bunyi, permasalahan ini mungkin sedang terjadi pada burung branjangan peliharaan anda. Keadaan ini tentu akan membuat Anda menjadi gelisah dan khawatir, apalagi jika burung branjangan tersebut sedang Anda jadikan untuk memaster burung jenis lainnya.
    menagatasi-branjangan-macet-bunyi_26454 
    Bagaimana cara mengatasi burung branjangan macet bunyi? Cara mengatasi branjangan yang enggan berkicau memang sebaiknya dengan mengetahui permasalahannya secara langsung apakah karena adanya kutu, faktor lingkungan, makanan yang tidak sesuai, stress, asupan vitamin serta mineral yang kurang, dan lain sebagainya. Namun, sangat jarang kita mengetahui secara pasti penyebab burung menjadi macet bunyi. Oleh karena itu hal terbaik yang perlu dilakukan adalah dengan mengevaluasi cara kita dalam merawat, baik dari segi makanan burung maupun kondisi lingkungan.
    1. Kebersihan Kandang/Sangkar
    Hal terpenting dalam merawat burung salah satunya adalah menjaga kebersihan kandang atau sangkarnya. Lakukan pembersihan kandang dari kotoran setidaknya 2 hari sekali, karena kandang yang kotor akan memudahkan kutu dan bakteri berkembang biak.
    2. Ganti Pasir atau Batu Bata
    Mengganti pasir/batubata dengan yang baru dan terbebas dari kuman, telur cacing, dan kutu. Pastikan pasir/remukan batu bata dijemur atau di goreng (tanpa min yak goreng) terlebih dahulu agar telur cacing dan kuman mati. Lakukan penggantian 2 -3 minggu sekali.
    3. Burung Terkena Kutu
    Branjangan yang terkena kutu biasanya akan berkelakuan gelisah. Untuk mengatasi branjangan macet bunyi akibat terkena kutu maka lakukan penyemprotan menggunakan air daun sirih pada sore hari. Jika burung sudah agak kering bulu-bulunya setelah disemprot, segera dikerodong.
    4. Ganti Makanan dan Air Minum
    Cek kondisi pakan dan minuman pada wadah, ganti dengan yang baru setiap harinya. Banyak pemelihara burung yang mengabaikan hal ini, sehingga sering kita jumpai kondisi wadah air minum berlumut.
    5. Gantang Yang Tinggi
    Jika pola rawatan yang anda lakukan sudah sesuai namun brajngan masih macet bunyi, cobalah untuk menggantangnya yang tinggi. Anda bisa mengereknya seperti burung perkutut, yang pasti gantang jauh dari tanah.
    6. Belalang Sawah
    Sebenarnya pakan utama burung branjangan di alam liar adalah belalang sawah, untuk itu cobalah beri belalang sawah yang berukuran kecil agar mudah dimakannya.
    7. Dekatkan dengan Branjangan Betina
    Secara normal burung akan bergairah bila didekatkan dengan lawan jenisnya, oleh karena itu cobalah untuk mendekatkan branjangan jantan yang macet bunyi dengan branjangan betina agar kembali bergairah dan mengeluarkan kicauannya untuk memikat sang betina.

    Menghindari Kemungkinan Murai Bakalan Mati

    | komentar

    Oleh Suara Burung Wednesday, August 12, 2015 Bagikan : Tweet Sering terjadi kasus kematian pada murai bakalan yang baru di pelihara, apalagi jika burung tersebut baru di beli/dapat dari hasil tangkapan hutan. Murai masih dalam keadaan stress dan tentunya butuh waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Saat dalam kondisi tersebut tentu nafsu makan burung berkurang bahkan tidak ada nafsu untuk makan sama sekali, alhasil burung menjadi sakit dan berujung dengan kematian.
    menghindari-resiko-kematian-murai-bakalan_326554 
    Selain kematian murai bakalan terjadi karena kondisi mental yang masih stress, ada beberapa penyebab lain yang perlu diperhatikan.
    1. Murai bakalan hasil pancingan Kasus kematian murai bakalan hasil tangkapan dengan menggunakan mata pancing paling banyak terjadi. Untuk mengantisipasi, sebaiknya saat akan membeli MB perhatikan hal berikut:

  • Burung murai mempunyai suara khas, yaitu kretekan. Namun jika murai bakalan hasil tangkapan dengan metode pancingan tidak akan mengelurakan suara tersebut, karena adanya luka pada tenggorokannya. Tetapi juga jangan beranggapan kalau MB yang tidak mengeluarkan suara kretekan adalah hasil pancingan, namun hanya perlu mewaspadainya saja.
  • Murai hasil pancingan biasanya nafsu makan turun karena adanya rasa sakit pada rongga mulut akibat pancing. Untuk itu, kita perlu waspada pada murai bahan yang tidak tertarik dengan EF (jangkrik, UH, maupun yang lainnya). 
  • Sebaiknya meminta penjual MB untuk membuka mulut burung, jika terdapat luka di sekitar tenggorakan burung kemungkinan besar adalah hasil dari pancingan.
  • Jangan tergoda dengan omongan sang penjual yang mengatakan kalau murai bakalannya mau makan dilihat dari banyaknya sisa makanan yang tercecer didasar sangkar. Kebanyakan penjual burung hasil pancingan dalam mengelabui calon pembeli salah satunya dengan membiarkan kotoran maupun sisa makanan burung atau tidak dibersihkan kandangnya.
  • Penjual burung hasil dari pancingan yang nakal juga biasanya memberikan air infusan pada tempat minum, cara ini digunakan agar kondisi burung tetap fit walaupun tidak makan.

  • 2. Kebersihan kandang murai Murai bakalan yang baru dibeli biasanya kandang selalu dikerodong, hal tersebut memang baik untuk mengurangi stress pada burung. Akan tetapi perlu dilakukan pemantauan dan pembersihan kandang setiap harinya. Selain itu, sirkulasi udara pada kandang juga diperlukan agar murai bakalan tidak mudah terjangkiti virus yang berasal dari kotorannya karena kondisi pengap akibat kerodong.
    Baca juga artikel: Tips Mempercepat Murai Bakalan Berkicau
    3. Adanya kotoran yang menempel pada kolaka (dubur) Terjadinya kematian pada murai bakalan salah satunya adalah akibat adanya kotoran yang menempel pada dubur. MB yang baru ditangkap dari hutan biasanya sering mengeluarkan kotoran berbentuk cair yang kental dan lengket. Kotoran ini seringkali menempel pada bulu halus di bagian dubur dan lama kelamaan akan dapat menyumbat saluran pembuangan, jika hal ini terjadi tentu akan membuat burung menjadi sulit buang kotoran yang dapat mengakibatkan kematian.
    Oleh karena itu, kita harus memeriksa bagian dubur burung setidaknya 1 minggu sekali untuk memastikan tidak adanya kotoran yang melakat. Namun jika sudah ada kotoran yang menempel dan kondisinya sudah mengeras, solusinya adalah menggunting bagian bulu yang tertempel kotoran.
    4. Cuaca ekstrim Perubahan cuaca yang esktrim, misalnya pagi hari cerah namun pada siang harinya hujan dan suhu udara menjadi dingin. Saat kondisi seperti ini bisa membuat burung murai bakalan menjadi sakit dengan mengembangkan bulu-bulunya. Jika hal ini terjadi maka sebaiknya segera dilakukan pengobatan, karena akan berakibat fatal yang berujung kematian.
    Solusi mengatasi burung murai bakalan yang belum dapat beradaptasi dengan perubahan cuaca yang ekstrim adalah dengan menempatkan kandang pada ruangan yang memiliki suhu stabil atau bisa dengan memberikan penerangan listrik agar suhu menjadi hangat.

    Cara Merawat Kicau Nyaring Burung Gelatik Wingko

    | komentar

    Foto Burung Gelatik Cara Merawat Kicau Nyaring dan Harga Burung Gelatik Terbaru - Burung lokal yang satu ini secara fisik hampir mirip burung pipit, namun warna yang dimilikinya menjadi ciri khas yang membuatnya mudah dikenali. Burung Gelatik atau dalam nama latin disebut Padda merupakan salah satu burung kicau populer. Lihat juga informasi sebelumnya Foto Cara Memelihara Burung Kutilang. Foto Burung Gelatik Tips Cara Merawat dan Update Harga Terbaru  
    Burung yang habitatnya hampir menyebar di seluruh daerah di selatan Pulau Jawa ini, lebih menyukai daerah sabana atau tanah-tanah lapang dengan banyak rerumputan. Gelatik hidup mengelompok dengan makanan utamanya adalah bulir-bulir rerumputan, terutama padi.
    Gelatik asli Pulau Jawa khususnya atau kerap disebut Gelatik Belong, memiliki warna yang khas sehingga mudah dikenali. Bulu berwarna putih akan mendominasi pada bagian bawah kelopak mata atau pipi, sementara itu, bulu hitam mendominasi bagian kepala. Paruh Gelatik Jawa tebal dan berwarna merah.
    Suara Kicau Burung Gelatik
    Soal suara, Gelatik juga memiliki ciri khas, kicau mania kerap menirukan suara burung ini dengan bunyi "swit.swit..swit.." yang terus berulang.
    Salah satu pecinta burung pemakan biji-bijian ini adalah Mardiah. Ia tertarik memelihara dan akhirnya terjun sebagai salah satu breeder di Yogya lantaran jatuh cinta pada warna eksotis si burun padang ilalang ini.
    "Sejak sekitar 2010 lalu, saat pindah dari Pasar Ngasem ke sini (PASTY) saya mulai fokus ke Gelatik. Karena Gelatik lokal memang hampir punah, saya coba breeding impor. Ada dua jenis yang sudah hasil sendiri. Dari Holland dan Jepang"
    Harga Burung Gelatik Terbaru
    Sepasang Gelatik dari Holland dan Jepang yang sudah berjodoh dan siap bertelur, dijual antara Rp 700-800 ribu. Untuk warna silver asal Holland sedikit lebih mahal, Rp 1 juta sepasang, sedangkan warna krem Rp 800 sepasang. Untuk Gelatik Jepang yang seluruh bulunya berwarna putih dijual Rp 700 ribu. "Kalau yang masih muda umur 3 bulan, yang Jepang Rp 400 ribu, Hollan krem Rp 500 ribu, silver Rp 700 ribu. Gelatik impor warnanya bagus, kalau yang jantan bagus buat isian lomba," terang Mardiah.
    Cara Merawat Burung Gelatik
    Untuk pemeliharaan relatif mudah, sama seperti burung pekicau pada umumnya. Bagi para pemula yang langsung berorientasi breeding sebaiknya membeli yang sudah siap kawin. Namun, bila hanya untuk ke sukaan alias hobi semata, bisa membeli bakalan jantan saja. "Tahun lalu pas lagi naik daun, sepasang Gelatik Hollan silver bisa sampai Rp 1,5 juta, dan yang krem sepasang Rp 1,3 juta. Memang penggemar burung Gelatik ini lumayan segmented. Yang beli ketempat saya rata-rata malah dari luar Yogya," ujar Mardiah.
    Mardiah menambahkan, untuk breeder pemula, sebaiknya menetaskan telur langsung pada induknya. Dibutuhkan waktu sekitar 30 hari untuk mengerami hingga telur-telur tersebut menetas. "Pas betina mengerami, suara jantan pas bagus-bagusnya," kata Mardiah.
    Di Indonesia sendiri, ada dua jenis Gelatik, yakni gelatik timor (Padda fuscata) dan gelatik jawa (Padda oryzivora). Untuk motif warna, ada kemiripan antara kedua jenis gelatik ini.
    Foto Burung Gelatik Wingko Jantan Betina Harga Burung Kicau Terbaru  
    Demikian informasi terbaru burung kicau Foto Burung Gelatik Cara Memelihara agar Kicau Nyaring Gacor Harga Burung Gelatik Terbaru. Burung kicauan memang memerlukan perhatian khusus dan harus mengetahui trik khusus cara membedakan kelamin jantan atau betina nya. 

    Cara Merawat Cucak Jenggot

    | komentar

    Tips Cara Merawat Cucak Jenggot Biar Gacor Perawatan Suara Burung Kicau Juara - Semua orang tahu kalau Burung Cucak Jenggot yang digemari mempunyai suara gacor dan rajin bersiul. Inilah salah satu kebanggaan yang akan muncul dari pemiliknya. Namun untuk Cucak Jenggot yang belum gacor, mereka sering mengeluarkan suara pada waktu tertentu saja. Mungkin berkicau pagi hari, atau malam hari. Menarik untuk disimak lebih lanjut mengenai artikel perawatan burung Cara Merawat Cucak Jenggot Supaya Gacor Suara Juara. Lihat juga Cara Merawat Burung Gelatik Suara Gacor. Gambar Cucak Jenggot Gacor Suara Siul Nyaring Merdu  
    Berikut ini tips jitu cara membuat suara burung Cucak Jenggot gacor dan kicau nyaring:

  • Mandikan Cucak Jenggot pada waktu malam hari. Caranya bisa disemprot atau memakai bantuan keramba. Pastikan badannya basah kuyup.
  • Sekitar pukul 5 pagi, keluarkan Cucak Jenggot di tempat terbuka. Biarkan badannya terkena embun pagi. Setelah beberapa waktu diembunkan, mandikan sampai basah kuyup dan anginkan selama 15 menit. Setelah itu, kerodong agar tidak terkena sinar matahari untuk sementara. Jika burung tidak suka dikerodong, cukup anginkan di dalam rumah. Lakukan penjemuran sebelum jam 8 pagi dengan membuka kerodong. Lewat jam 8 sebaiknya masukkan kembali burung ke tempat yang tidak terkena matahari langsung.
  • Soal makanan dan minuman, lakukan beberapa pemberian seperti ini: Pertama, berikan tambahan wadah yang berisi air madu. Jadi di dalam kandang ada dua tempat minum, air putih biasa dan air madu untuk staminanya. Kedua, berikan olesan madu pada pisang. Terakhir, minumkan teh kurang manis yang ditambahkan perasan jeruk nipis dua kali seminggu. Fungsinya agar kicauan Cucak Jenggot lebih bening.

  • Cucak Jenggot Jantan dan Betina Suara Gacor Nyaring  
    Nah semoga bermanfaat Tips Cara Merawat Cucak Jenggot Biar Gacor Perawatan Suara Burung Kicau Juara. Siul merdu cucak jenggot membuat suasana hati menjadi tentrem dan adem. Terima kasih telah berkunjung ke Blog Fresh Informasi Terbaru. Bagikan ya: Facebook Twitter Google+ Linkedin 
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Mbah Pleci - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger